KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji dan sukur kita ucapkan kehadirat allah SWT,yang telah memberikan taufiq dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan peper saya ini.
Kemudian sholawat beserta salam taklupa pula kita
sampaikan kepada junjungan kita nabiMuhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliah ke zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan pada saat sekarang ini.
Peper tentang”psikologi umum”ini adalah hasil yang
telah saya dapatkan guna memenuhi salah satu tugas
dalam mata kuliah psikologi
Saya berharap tulisan saya yang berbentuk peper
ini nantinya akan memberikan manfaat bagi para pembacanya dan sya sendiri , amin ya robbal alamin.
Padang 13 januari 2010
HAFIS AMBARI
BP:509.118
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I: PENDAHULUAN
A.PENGERTIAN PSIKOLOGI
B.MANFAAT MEMELAJARI PSIKOLOGI
C.DEFINISI PSIKOLOGI MENURUT PARA AHLI
D.PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU
1.OBJEK PSIKOLOGI
2.METODE PSIKOLOGI
1.METODE EKSPERIMENTAL
2.METODE NON EKSPERIMENTAL
a.Metode Observasi
b.Metode Studi Kasus
c.Metode Survei
d.Motode Korelasional
E.PEMBAGIAN ILMU PSIKOLOGI
1.PSIKOLOGI TEORITIS
(1)Psikologi Umum
(2)Psikologi Khusus
2.PSIKOLOGI PRAKTIS
BAB II: ALIRAN-ALIRAN PSIKOLOGI
A. STRUKTURALISME(Structuralism)
B. ALIRAN FUNGSIONALISME(Functional psychology)
C. ALIRAN PSIKOANALIS
D. ALIRAN PSIKOLOGI GESTALT(Gestalt psychology)
E. ALIRAN BEHAVIORISME (Behaviorism)
BAB III: PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
A.PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
B.FASE-FASE PERKEMBANGAN
1.Fase Perkembangan Menurut Buhler
2.Fase Perkembangan Menurut Hurlock
3.Fase Perkembangan Menurut Erikson
BAB IV:INTELIGENSI DAN BAKAT
A.PENGERTIAN INTELIGENSI
B.PENGERTIAN BAKAT
1.JENIS-JENIS BAKAT
BAB V:TEORI BERPIKIR
A.PENGERTIAN BERPIKIR
B.MACAM-MACAM BERPIKIR
1. Berpikir deduktif
2.Berpikir induktif
3.Berpikir evaluatif
BAB VI:EMOSI
A.HAKIKAT EMOSI
B.GANGGUAN EMOSIONAL
C.MACAM-MACAM EMOSI
BAB VII:KEPRIBADIAN
A.PENGERTIAN KEPRIBADIAN
B.TEORI PSIKOLOGI KEPRIBADIAN
1.PARADIGMA PSIKOANALISIS
2.TEORI TRAITS
3.PARADIGMA BEHAVIORISME
C.TIPE-TIPE KEPRIBADIAN
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHUAN
A.PENGERTIAN PSIKOLOGI
Psikologi menurut etimologisnya adalah :istilah psikologis berasal dari yunani , yaitu sai kata “psyche” yang bearti “jiwa”,dan “logos” yang berarti “ilmu”,.adi ,secara harfiah,psikologi berarti ilmu jiwa ,atau ilmu yang mempelajari tentang Gejala-gejala kejiwaan.
Pada masa lampau demikian kata Paul Mussen dan Mark R.Rosenzwieg dalam buku mereka ,psychology an introduction ,psikologi di artikan sebagai ilmu yang mempelajai mind (pikiran) namun dalam pekembangannya, kata mind beubah menjadi behavior (tingkah laku) sehingga psilkologi di definisikan sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia,.(Mussen & Rosenzwieg 1975:5)
B.MANFAAT MEMPELAJARI PSIKOLOGI
Dengan mempelajari psikologi , berarti ada usaha untuk mengenal mausia. Mengenal berarti dapat memahami ;berati pula kita dapat menguraikan da menggambarkan tingkah aku dan kepribadia manusia beserta aspek-aspeknnya.
Dengan mempelajari psikologi, kita berusaha mengetahui aspek-aspek kepribadian (personality traits). Salah satu sikap kepribadian itu misalnya , misalnya sikap keternbukaan , yaitu terbuka terhadap dunia luar , bersedia memahami perasaan orang lain . dan sikap ini bersikap menetap serta menjadi cirri bagi orang yang bersangkutan, yang merupakan sifat yang unik, yang individual dari orang tersebut.
C.DEFINISI PSIKOLOGI MENURUT PARA AHLI
Definisi di bawah ini menunjukkan bahwa beragamnya pendapat para ahli tentang psikologi :
1.ernest Hilgert (1957)dalam bukunya introduction to psychology: pskologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan lainnya .
2.George A.Miller (1974:4)dalam bukunya psychology and communication :
psikologi adalah ilmu yang berusaha menguraikan,meramalkan,dan mengendalikan peristiwa mental dan tingkah laku.
3.Clifford T.Morgan (1961:2)dalam bukunya introduction to psychology: pskologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan.
D.PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU
1.OBJEK PSIKOLOGI
Kumpulan pengetahuan dapat di sebut ilmu apabila mempunyai syarat –ayarat tertentu ,syarat yang di maksud adalah objek material dan objek formal.:
Objek material adalah sesuatu yang di bahas, di pelajari,atau di selidiki (sastropoetro,1987:117;mudhofir,1996:6)atau sesuatu unsur yang di tentukan (sunarjo,1991:40),atau sesuatu yang di jadikan sasaran pemikiran (gegenstand).objek material mencangkup apa saja,baik hal-hal konkret (misalnya kerohanian nilai-nilai, ide-ide).gerungan (1987:42)merinci objek material pada fakta-fakta,gejala-gejala,atau pokok-pokok yang nyata di pelajari an di selidiki oleh ilmu pengetahuan.
Objek formal adalah cara memandang, cara meninjau yang di lakukan oleh seorang peneliti terhadap objek materialnya serta prinsip-prinsip yang di gunakannya .
2.METODE PSIKOLOGI
Metode (yunani:methodos)adalah cara atau jalan(hassan,1971:7-8)dalam kontek ilmiah, metode menyangkut masalah cara kerja :yaitu cara kerja untuk memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan.
Psikologi mempunyai dua metode metode eksperimental dan metode non eksperimental dan penjabarannya :
1.METODE EKSPERIMENTAL
Metode eksperimental adalah merupakan observasi atau pengamatan terhadap suatu kejadian atau gejala yang berlangsung di bawah kondisi atau syarat tertentu,
Dalam psikologi ,metode eksperimental bermaksud menyelidiki pengaruh kondisi tertentu terhadap tingkah laku individu.
2.METODE NON EKSPERIMENTAL
a.Metode Observasi
metode observasi perhatiannya terletak pada pada pengobservasian prilaku, perekaman atau pengukuran peristiwa, dan penguji cobaan sesuatu yang menarik kesimpulan.
Metode observasi dalam psikologi banyak di lakukan untuk mempelajari tingkah laku anak-anak, interaksi social, aktivitas ke agamaan,peperangan, aktivitas kejahatan, dan kejadian lain yang tidak dapat di eksperimenkan
b.Metode Studi Kasus
metode studi kasus kadang di sebut “metode klinis “(untuk tidak mengelirukannya dengan wawancara klinis piaget )karena metode ini terutama di gunakan oleh dokter atau ahli psikologi klinis ketika mereka mengobati pasien,
c.Metode Survei
Survei adalah suatu metode yang bertujuan mengumpulkan sejumlah besar variable mengenai sejumlah besar individu melalui alat pengukur wawancara (vrendenbregt,1981:44).
d.Motode Korelasional
Metode korasional di gunakan untuk meneliti hubungan antara variable.Dengan kata lain,metode korelasional bermaksud mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu factor berhubungan dengan variasi-variasi atau lebih factor lain berdasarkan koefisien korelasinya (Rakhmat,1984:43;Usman dan Akbar,1996:5)
E.PEMBAGIAN ILMU PSIKOLOGI
Psikologi terbagi dua psikologi teoritis psikologi praktis
A.PSIKOLOGI TEORITIS
Ada dua kelompok yang termasuk dalam psikologi teoritis ini,yaitu psikologi umum dan psikologi khusus
(1)Psikologi Umum
Psikologi umum adalah ilmu yang mempelajari ,menguraukan dan menyelidiki kegiatan-kegiatan atau aktivitas psikis manusia pada umumnya, antara lain pengamatan,intelegensi,perasaan,emosi,kehendak,dan motif-motif.Psikolgi mencari dalil-dalil yang bersifat umum dari kegiatan-kegiatn psikos,dan melahirka teori-teori psikologi.
(2)Psikologi Khusus
Psikolgi khusus adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku individu dalam situasi-situasi khusus.psikologi khusus meliputi berikut ini:
a.Psikologi Perkembangan
b.Psikologi Sosial
c.psikologi pendidikan
d.Psikologi kepribadian dan tipologi
e.Psikopatologi
f. Psikologi Diferensial dan Psikodiagnostik
g.Psikologi Kriminal
h.Para Psikologi
i.Psikologi komparatif
j.Psikologipeyesuaian
B.PSIKOLOGI PRAKTIS
(1)Psikologi Perusahaan
(2)Psikologi Klinis dan Bimbingan Psikologi
BAB II
ALIRAN-ALIRAN PSIKOLOGI
A.STRUKTURALISME(Structuralism)
Menurut Jean Piaget, strukturalisme itu sulit di kenali karena mencangkup bentuk-bentuk yang beragam sehingga sulit menampilkan sifat umum dan karena ”struktur-struktur”yang di rujuk memperoleh arti yang cendrung berbeda-beda. (Piaget 1995:1)struktur adalah sebuah system taranformasi yang mengandung kaidah sebagai sisitem (sebagai lawan dari unsur-unsur )dan yang melindungi diri atau memperkaya diri melalui peran tranformasi-tranformasinya .tanpa keluar dari batas-batasnya atau menyebabkan masuknya unsure-unsur luar.Piaget menyebut tiga sifat yang di cakup dalam tiga struktur yakni:totalitas,transformasi,dan pengaturan diri
B.ALIRAN FUNGSIONALISME(Functional psychology)
Fungsionalisme adalah suatu tendensi dalam psikologi yang menyatakan bahwa pikiran,proses mental,persepsi indrawi,dan emosi adalah adaptasi organisme biologis(Ash,Shadr,1993:259-260).Drever(1988)menyebut fungsionalisme sebagai suatu jenis psikologi yang menggaris bawahi fungsi-fungsi dan bukan hanya fakta-fakta dari fenomena mental,atau berusaha menafsirkan fenomena mental dalam kaitan dengan peranan yang di mainkannya dalam kehidupan organisme itu,dan bukan menggambarkan atau menganalisis fakta-fakta pengalaman atau kelakuan;atau suatu psikologi yang mendekati masalah pokok dari sudut pandang yang dinamis, dan bukan dari sudut pandang yang statis.
C.ALIRAN PSIKOANALIS
Psikoanalis di dirikan oleh Sigmund Freud teorinya banyak memfokuskan Perhatian pada”kesadaran”manusia. Tak pelak “ketidaksadaran”sebagai aspek psikis terpenting ,bagi Freud,bagai petir di siang bolong.BahkanFreud berkeyakinan bahwa prilaku dan kepribadian manusia banyak di pengaruhi oleh ketidak sadaran .
D. ALIRAN PSIKOLOGI GESTALT(Gestalt psychology)
Aliran yang di dirikan oleh MaxWrtheimer pada tahun1912 dan kemudian di kembangkan oleh Kurt Koffka dan Wolfgang Kohler ini mengkritik teori-teori psikologi yang berlaku di jerman sebelumnya,terutama teori strukturalisme dari Wilhelm Wundt yang khususnya mempelajari proses pengindraan di anggap terlalu elemenistik (terlalu mengutamakan elemen atau detail).
E.ALIRAN BEHAVIORISME (Behaviorism)
Behaviorisme adalah sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh Jhon B.Watson pada tahun 1913 dan di gerakkan oleh Burrhus Frederic Skinner. Sama halnya dengan psikoanalisis,behaviorisme juga merupakan aliran yang revolusioner, kuat dan berpengaruh., serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam.sejumlah filsuf dan ilmuan sebelumWatson, dalam satu dan lain bentuk, telah mengajukan gagasan-gagasan mengenai pendekatan objektif dalam mempelajari manusia, berdasarka pendekatan yang mekanistik dan materialistic, suatu perndekatan yang menjadi cirri utama dari behaviorisme. Seorang di antaranya adalah Ivan Pavlov (1849-1936)seorang ahli fisiologi Rusia.
BAB III
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
A.PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Moh.Kasiram berpendapat bahwa pertumbuhan mengandung arti adanya perubahan dalam ukuran atau fungsi-fungsi mental, sedangkan perkembangan mengandung makna adanya pengumpulan hal yang baru .
Kartini Kartono mendefinisikan pertumbuhan sebagai perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik,yang berlangsung secara normal pada diri anak yang sehat,dalam passage/peredaran waktu tertentu.
Dan secara luas Kartini Kartono mendefinisikan perkembangan sebagai perubahan –perubahan psikofisis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi psikis dan fisis pada diri anak ,yang di tunjang oleh factor lingkungan dan proses belajar passage waktu tertentu ,menuju kedewasaan (Kartono1982:33).
B.FASE-FASE PERKEMBANGAN
1.Fase Perkembangan Menurut Buhler
Dalam bukunya the first tear of life, Charlotte Buhler (1930)membagi fase perkembangan sebagai berikut :
a.Fase pertama (0-1 tahun)
b.Fase kedua(2-4 tahun)
c.Fase ketiga(5-8 tahun)
d.Fase ke empat(9-11 tahun)
e.Fase ke lima(14-tahun)
2.Fase Perkembangan Menurut Hurlock
Dalam bukunya Developmental psychology, Elisabeth B.Hurlock(1978)mengadakan tahapan perkembangan sebagai berikut
a.Prenatal (sebelum lahir )atau pra lahir
b.Masa Natal
Masa natal terdiri atas:
1.Infancy atau neonatus(dari lahir sampai 14 hari)
2.Masa Bayi(antara 2 minggu sampai 2 tahun)
3.Masa Anak(2-10/11 tahun)
c..Masa remaja (11/12-20/21 tahun)
Masa remaja terdiri atas tiga bagian :
1.Praremaja(11/12-13/14tahun)
2.Remaja awal(13/14-17 tahun)
3.Remaja lanjut(17-20/21 tahun)
d.Dewasa
Masa dewasa terbagi lagi dua macam
1).Dewasa awal (21-40 tahun)
2).Dewasa menengah (40-60 tahun)
3.Fase Perkembangan Menurut Erikson
a.Masa bayi (0-1½ tahun)
b.Masa Toddler (1½-3 tahun)
c.Awal masa kanak-kanak (4-7 tahun )
d.Akhir masa kanak-kanak (8-11 tahun)
e.Awal masa remaja (12-15 tahun)
f.Masa remaja yang sejati (16-18 tahun)
g.Awal masa dewasa (19-25 tahun)
h.Kedewasaan dan masa tua (25 tahun ke atas)
BAB IV
INTELIGENSI DAN BAKAT
A.PENGERTIAN INTELIGENSI
Apabila kita telusuri asal-usulnya kata “inteligensi” erat sekali hubungan nya dengan kata “intelek”hal itu bisa di maklumi sebab keduanya berasal dari kata latin yang sama yaitu”intellegere”yang berarti memahami .intellectus atau intelek adalah bentuk participium perpectum (pasif) dari intellegere; sedangkan intellegens atau intelegensi adalah bentuk participium praesens (aktif)dari kata yang sama.bentuk-bentuk kata ini memberikan indikasi kepada kita intelek lebih bersifat pasif atau statis (being,potensi),sedangkan inteligensi lebih bersifat aktif(becoming,aktualisasi).bisa kita ambil kesimpulan bahwa intelek adalah daya atau potensi untuk memahami,sedangkan inteligensi adalah aktivitas atau perilaku yang merupakan perwujudan dari daya atau potensi tersebut.
Distribusi Normal Tingkat Kecerdasan
IQ(Intellegence Questient/Tingkat kecerdasan)
Deskripsi Verbal
Persentase Populasi dalam Setiap Kelompok
0-19 =Idiot
20-49=Embisil
50-69=Moron
70-79=Inferior
80-89=Bodoh
90-109=Normal
110-115=Pandai
120-129=Superior
130-139=Sangat Superior
140-179=Gifted
180 keatas=Genius
B.PENGERTIAN BAKAT
Bakat (aptitude)biasanya di artikan sebagai kemampuan bawaan yang merupakan potensi (potential ability) yang masih perlu di kembangkan atau di latih agar dapat terwujud (Semiawan,et al.,1984:1;Munandar,1987:17)
Kemampuan (ability)adalah daya untuk melakukan suatu tindakan sebagai hasil dari pembawaan dan latihan. Kemampuan menunjukan bahwa suatu tindakan dapat di laksanakan sekarang,sedangkan “bakat”memerlukan latihan dan pendidikan agar suatu tindakan dapat di lakukan di masa yang akan dating.
1.JENIS-JENIS BAKAT
a.Bakat yang lenih berdasarkan Psikopisik
b.Bakat kejiwaan yang bersifat umum
c.Bakat-bakat kejiwaan yang khas dan majemuk
d.Bakat yang lebih berdasarkan pada alam perasaan dan kemauan
1.Bakat reproduktif
2.Bakat aplikatif
3.Bakat interpretative
4.Bakat produktif
BAB V
TEORI BERPIKIR
A.PENGERTIAN BERPIKIR
Berpikir adalah suatu kegiatan mental yang melibatkan kerja otak. Akan tetapi pikiran manusia,walaupun tidak bias di pisahkan dari aktivitas kerja otak, lebih dari sekedar kerja organ tubuh yang di sebut dengan otak. Kegiatan berpikir juga melibatkan seluruh pribadi manusia dan juga melibatkan perasaan dan kehendak manusia. Memikirkan sesuatu berarti mengarahkan dari pada objek tertentu,menyadari kehadirannya seraya secara aktif menghadirkannya dalam pikiran kemudian mempunyai gagasan atau wawasan tentang objek tersebut.
B.MACAM-MACAM BERPIKIR
1. Berpikir deduktif
Deduktif merupakan deduksi.kata deduksi berasal dari bahasa latin deducere(de berarti “dari”), dan kata “ducere” berarti “mengantar”,memimpin.
Dengan demikian kata deduksi yang di turunkan dari kata itu berarti “mengantar dari suatu hal ke hal yang lain “ sebagai suatu istilah dalam penalaran, deduksi merupakan proses berpikir (penalaran)yang bertolak dari proposisi yang sudah ada, menuju proposisi baru yang berbentuk suatu kesimpulan(Keraf,1994:57)
2.Berpikir induktif
Induktif adalah bersifat induksi,induksi adalah proses berpikir yang bertolak dari satu atau sejumlah fenomena individual untuk menurunkan suatu kesimpulan(inferensi).proses penalaran ini mulai bergerak dari penelitian dan evaluasi atas fenomena-fenomena yang ada.berpikir induktif ialah menarik suatu kesimpulan umum dari bernagai kejadian (data)yang ada di sekitarnya.Dsarnya adalah observasi.Proses berpikirnya adalah sintesis.Tingkat berpikirnya adalah induktif .
3.Berpikir evaluatif
Berpikir evaluatif adalah berpikir kritis,menilai baik buruknya,tepat atau tidaknya suatu gagasan.Dalam berpikir evaluatif,kita tidak menambah atau mengurangi isi gagasan.Kita menilainya menurut criteria tertentu(purwanto,1998:47-48).
BAB VI
EMOSI
A.HAKIKAT EMOSI
Menurut William James (dalam Wedge,1995)emosi adalah “kecendrungan untuk memiliki perasaan yang khas bila berhadapan dengan objek tertentu dalam lingkungannya”.Crow&Crow(1962)mengartikan emosi sebagai “suatu keadaan yang bergejolak pada individu yang berfungsi inner adjustment(penyesuaian dari dalam)terhadap lingkungan untuk mencapai kesejahteraan dan keselamatan individu.
B.GANGGUAN EMOSIONAL
1.Teori Lingkungan
Teori lingkungan ini menganggap bahwa penyakit mental di akibatkan oleh berbagai kejadian yang menyebabkan timbulnya stress.pandangan tersebut beranggapan bahwa kejadian ini sendiri adalah penyebab langsung dari ketegangan emosi.
Menurut pandangan ini,tekanan emosional baru bias di hilangkan kalau masalah (penyebab)ketegangan tersebut di tiadakan. Selama masalah tersebut masih ada,biasanya tidak banyak yang bias di lakukan untuk menghilangkan poerasaan-perasaan yang menyertainya
2.Teori Afektif
Pandangan propesional yang paling luas di anut mengenai gangguan mental adalah pandangan yang berusaha menemukan pengalaman emosional yang di alami seorang anak bermasalah dan kemudian membawa ingatan yang di lupakan di takuti ini kea lam bawah sadar,sehingga di lihat dari sudut yang lebih realistic.
3.Teori Kognitif
Menurut teori ini ,penderitaan mental tidak di sebabkan langsung oleh masalah kita atau perasaan alam bawah sadar kita akan masalah tersebut,melainkan dari pendapat yang salah dan irasional,yang di sadari maupun tidak di sadari akan masalah-masalah yang kita hadapi .
C.MACAM-MACAM EMOSI
1.Rasa Takut
2.Rasa Marah
3.Rasa Cinta
4.Rasa Benci
5.Rasa Malu
6.Rasa Cemburu
7.Rasa Dengki
BAB VII
KEPRIBADIAN
A.PENGERTIAN KEPRIBADIAN
Kata “kepribadian” (personality) berasal dari kata latin:persona pada mulanya kata persona menunjuk pada topeng yang biasa di gunakan oleh para pemain drama di zaman romawi yang memainkan peranan-perannya. Lambat laun kata “persona” berubah menjadi suatu istilah yang mengacu pada gambaran social tertentu yang di terima oleh individutersebut di harapkan bertingkah laku berdasarkan peran yang di lakoninya(koswara,1991:10)
Kepribadian adalah bagian dari jiwa yang membangun keberadaan manusia menjadi satu kesatuan, tidak terpecah belah dalam fungsi-fungsi.Memahami berarti memahami aku,diri,self,atau memahami manusia seutuhnya.
B.TEORI PSIKOLOGI KEPRIBADIAN
1.PARADIGMA PSIKOANALISIS
Psikiatri memandang masalah kehidupan sebagai sebagian dari masalah bilogik. Menjelaskan masalah yang di derita manusia memakai pendekatan medikok klinik,sehingga usaha pemecahan masalah itu sarat dengan teknik farmakokimia.
2.TEORI TRAITS
a. psikologi fungsionalisme
b. psikologi gestalt
c.psikologi behaviorisme
3.PARADIGMA BEHAVIORISME
Teori behaviorisme lebih dekat dengan teori belajar,alih-alih teori psikologi kepribadian. Pakar behaviorisme menjelaskan bagai mana manusia berinteraksi pada lingkungan,dan bagaimana tingkah laku dapat berubah sebagai dampak dari interaksi itu.
C.TIPE-TIPE KEPRIBADIAN
Hippoccrates dan Galenus (400 SM dan 175 M) mengemukakan bahwa manusia bias di bagi menjadi empat golongan menurut keadaan zat cair yang ada di dalam tubuhnya.
1.Melancholicus(melankolisi)
Orang-orang yang banyak empedu hitamnya sehingga orang-orang ini bertipe slalu bersikap murung,atau muram,pesimistis,dan slalu menaruh rasa curiga.
2.Sanguinicus(sanguinisi)
Orang-orang yang banyak darahnya ,orang –orang yang bertipe ini selalu menunjukkan wajah yang berseri-seri,periang atau slalu gembira dan bersikap optimis.
3.Flegmaticus(flegmatisi)
Orang-orang yang banyak lendirnya, orang yang bertipe ini sifatnya lamban dan pemalas,wajahnya slalu pucat,pesimis pembawaannya tenang,pendiriannya tidak mudah berubah.
4.Cholericus(kolerisi)
Orang-orang yang banyak empedu kuningnya ,orang yang bertipe ini bertubuh besar dan kuat,namun penaik darah dan sukar mengendalikan diri,sifatnya garang dan agresif
DAFTAR PUSTAKA
DRs.Alex Sobur,Msi. 2003.PSIKOLOGI UMUM Dalam lintasan sejarah /.
-cet.II-Bandung:Pustaka Setia,568 hlm; 15,5x23,5cm.
Dr.Muhammad ‘utsman Najati. Rajab 1429 H/Juli 2008 M. THE ULTIMATE PSYCHOLOGY:Psikologi sempurna ala nabi Saw,cetakan I, Di terbitkan oleh PUSTAKA HIDAYAH jl.Rereng Adumanis 31,suka luyu,Bandung 40123.
Alwisol PSIKOLOGI KEPRIBADIAN 440 hlm,16 cm , penerbit Universitas Muhammadiyah Malang jl.Raya Tlogomas No.246 Malang 65144
wah, sngat bermanfaat. berkat postingan anda saya dapat mengerjakan tugas :)
BalasHapusMy blog